Kemarin sebuah mention pesan dari @amriltg masuk ke TL saya. Isinya memberitahukan saya menjadi salah satu pemenang kontes. Begini pesannya @amriltg: PEMENANG GIVE AWAY CONTEST ASURANSI BUMIPUTERA / Catatan Dari Hati: http://t.co/k81Q2KRK Selamat untuk @iwokabqary @ipulG_ & @syai_fuddin !

Saya hanya bisa bilang wow! Alhamdulillah, berkah tahun baru! Rejeki memang tak bisa diduga darimana datangnya.

Kontes ini digelar Asuransi Bumiputera dalam rangka hari jadinya. Kita peserta kontes hanya diminta menuliskan komentar mengenai pengalaman kita bersama Bumiputera.

Sebagai nasabah Bumiputera sejak 13 tahun silam, saya tak punya kesulitan berarti saat mengomentari postingan mas amril. Karena yang saya tulis bukan basa-basi, tapi pengalaman riil berasuransi pendidikan Bumiputera selama ini.

Dan inilah yang saya tuliskan dalam kontes Give Away Bumiputera:

Uraian yang menarik mas Amril. Pengalamannya dengan asuransi Bumiputera nyaris sama dengan yang saya alami.

Bagi saya asuransi adalah Bumiputera. Begitulah yang ditanamkan ayah saat saya kecil dan mulai bertanya mengenai apa itu asuransi. Sedari kecil pula saya diberikan contoh bagaimana kami sekeluarga memperoleh keuntungan dengan menjadi pemegang polis asuransi Bumiputera. Yang saya ingat dari penjelasan ayah waktu kecil, asuransi Bumiputera itu terpercaya dan tak akan ingkar janji pada nasabahnya.

Rupanya pemahaman saya yang sederhana mengenai asuransi saat kecil membekas di benak saya bertahun-tahun kemudian. Saat punya anak dan mulai berfikir untuk masa depan pendidikannya, hanya satu nama yang saya ingat yakni Bumiputera. Kebetulan saat itu tetangga sebelah rumah sudah lebih dulu menjadi nasabah asuransi Bumiputera, dan saya pun bisa leluasa bertanya secara detail kepadanya.

Semua penjelasan tetangga itu kemudian dipertegas oleh agen asuransi bernama mbak Diah. Sayapun makin yakin dan sepakat mengambil paket asuransi pendidikan bagi anak saya sesuai kemampuan finansial kami.

Waktu itu banyak juga yang bertanya mengapa saya ikut asuransi, apakah tidak lebih aman dengan menabung saja? Saya jelaskan masing-masing punya kelebihan, namun asuransi memberikan proteksi pada masa depan pendidikan anak saya. Sementara jika menabung di bank tidak ada perlindungan terhadap pendidikan anak.

Kini Ihsan, anak saya sudah duduk di kelas 8 SMP. Alhamdulillah berkat kesertaan saya di asuransi Bumiputera, kami terbantu saat Ihsan butuh biaya sekolah yang kian hari makin mahal. Benar kata ayah saya dulu, Bumiputera tak pernah ingkar janji pada nasabahnya. Buktinya kami sudah menikmati benefitnya sejak Ihsan masuk TK, SD, hingga sekarang SMP.

Entah apa jadinya jika saya tak mengikuti asuransi Bumiputera, kelimpungan mencari biaya pendidikan pastinya.

Oya satu hal yang menurut saya menjadi kelebihan asuransi Bumiputera dibandingkan lainnya adalah sikap agennya yang sangat ramah dan helpful. Selama 13 tahun lebih ikut asuransi Bumiputera sudah dua agen yang melayani kami. Meski berbeda agen, namun keduanya memiliki kesamaan, ramah dan membantu. Karena dekat secara personal, mereka sudah seperti saudara bagi kami. Sentuhan personal yang seperti inilah menjadi salah satu alasan mengapa kami betah bersama Bumiputera.

Rasa ‘feel at home’ tak bisa serta merta terbangun antara agen dengan nasabah kalau mereka tak ditanamkan ‘nilai-nilai’ oleh Bumiputera sendiri. Dan kami bisa merasakan para agen Bumiputera yang kami temui sudah bekerja dengan hati.