Nama lengkapnya Eko Sutrisno HP. Di jagat dunia maya sebut Eko Eshape atau cukup ketik Eshape di mbah Google, maka ratusan ribu entry tentang siapa orang satu ini akan muncul. Mas Eko, demikian sapaan saya pada blogger murah senyum ini, saya mengenalnya sejak aktif di Kompasiana tahun 2008 silam. Dan kopdar perdana Kompasiana di Bentara Budaya mempertemukan kami secara langsung.

Pertemanan kami berlangsung hingga kini. Meski tak kerap bersua secara fisik, namun silaturahim dengan mas Eko terus saya pelihara. Jejaring sosial dan blog menjadi perantara komunikasi. Meski tetap hangat pada sahabat, mas Eko yang saya kenal kini sudah banyak berubah. Perubahannya adalah pada aktivitasnya yang segudang. Selain ngantor di sebuah BUMN di lingkungan PU, blogger, pengurus komunitas Blogger Bekasi, anggota komunitas bisnis Tangan Diatas, dia juga pemilik mie sehati. Yang terakhir adalah usaha di bidang kuliner yang dirintisnya bersama sang istri.

Berkat mie sehati pula, hari Minggu (3/12 2011) mas Eko memenangkan penghargaan Apresiasi Blog kategori Bisnis di ajang OnOffID 2011. Pengusaha mie ini mengalahkan blogger-blogger hebat lainnya di ajang bergengsi yang semula bernama pesta blogger itu.

Bareng Blogger Bekasi di Depan Mie Sehati
Terus terang saya diam-diam adalah pengagum blogger satu ini. Saya sering mengintip kiprahnya dalam dunia perblog-an sejak dulu. Saya hanya bisa geleng-geleng kepala jika melihat sepak terjangnya, aktif di banyak komunitas, mobile dengan pekerjaan, namun tetap fokus pada bisnis yang dirintisnya dari bawah.

Siapa sebenarnya sosok mas Eshape ini? Dari intipan di blognya, blogger ini lahir di Kemetiran Kidul 33 Yogyakarta, 14 September 1959. Ia adalah alumni Teknik Sipil UGM.
Semasa mahasiswa aktif sebagai pendiri teater Sipil UGM, anggota dan sutradara di Teater Gadjah Mada, anggota teater Stemka dan Teater 10.

Pernah membuat grup lawak 3T dan menjadi juara lomba lawak nasional tahun 1978. Oops, ternyata punya background sebagai pelawak juga, pantas senang ketawa. Hehehe….

Setelah kemenangan kemarin, saya mewawancarai mas Eko yang sedang berada di Yogyakarta, menyiapkan pelatihan pembuatan mie dan menyiapkan soft launching Mie Sehati di kantin UGM. Berikut petikan wawancara saya lewat email.

Selamat ya mas Eko atas kemenangan blognya, miesehati.com di ajang onoffID 2011. Apa arti kemenangan ini bagi anda dan mie sehati yang anda gawangi?

Ini merupakan sebuah tanggung jawab baru untuk dapat berbagi lebih banyak buat teman-teman yang kukenal maupun yang akan kukenal.

Apa sudah memperkirakan sebelumnya bakal menang di ajang ini? Bagaimana anda melihat kandidat lainnya?

Ingin menang pastinya iya, mengingat tahun lalu juga sudah masuk nominasi. Cuma tahun lalu aku hanya bersaing dengan blogpreneur dari komunitas Tangan Di Atas (TDA) saja, tahun ini selain bersaing dengan para blogpreneur juga bersaing dengan para blogger yang jagoan di bidang mereka masing-masing. Jadi ada rasa pesimis, apalagi aku tidak bisa hadir di acara ini, tambah pesimis jadinya. Hanya saja aku selalu berdoa, semoga yang terbaik yang menang dan semoga doa itu terjawab dengan benar.

Logo Baru Mie Ayam dan Es Sehati

Tahun ini ajang pesta blogger OnOffID mengusung tema “Ideas Meet Opportunities”. Tema ini menarik karena nyatanya banyak sekali ide berserakan di ranah maya, dan ini banyak dimanfaatkan oleh nara blogger. Nah, bagaimana anda memaknai pertemuan ide dengan kesempatan ini dalam keseharian anda sebagai blog-preneur?

Ini ajang yang dipersiapkan dengan baik. Aku menyimak live twit dari pak Anis Baswedan dan sangat menyesal tidak bisa hadir di acara ini, padahal tiga tahun berturut-turut aku selalu hadir di acara pesta blogger. Aku selalu memberi masukan dalam setiap acara pesta blogger, tapi untuk tahun ini aku tidak bisa memberi masukan karena tidak bisa hadir.

Soal ide dan kesempatan memang sudah menjadi makanan pokok teman-teman di TDA. Banyak ide yang berserakan dan hanya bisa bermanfaat kalau segera dijadikan kesempatan terbaik, karena kesempatan itu tidak datang dua kali. Tangkap kesempatan yang ada dan langsung ACTION, baru kemudian dipikir dan dihitung (APH atau Action Pikir Hitung)

Soal mie sehati, idenya dari mana? siapa yang menginspirasi anda sehingga memutuskan menggeluti bisnis mie, jauh dari bidang pekerjaan di kantor ataupun latar belakang pendidikan anda?

Adalah seorang pak Syamsu Irman, Master Mie Perto yang ikut jadi anggota Mastermind Cikarang 2 dan kebetulan aku sering diminta untuk bicara di kelompok tersebut. Akupun sering mengikuti perjalanan sang Master Mie Perto untuk berbagi ke mana-mana dan akhirnya kutulis perjalanan itu dalam blog miesehati.wordpress.com Ketika istriku diangkat sebagai asisten Sang Master Mie Perto, maka mulailah aku lebih terlibat secara langsung dan membuat blog berbayar miesehati.com

Mie sehati cocok untuk semua latar belakang pendidikan, jadi apa salahnya kalau akupun menggeluti bisnis yang ternyata banyak memberi inspirasi kaum menengah ke bawah untuk berwirausaha.

Eshape Family

Mengapa masuk ke bisnis mie, padahal sudah ribuan orang ‘bermain’ di bisnis serupa? Apa bedanya mie sehati dengan mie yang tak sehati?

Bisnis mie ini bisnis makanan yang cocok di segala cuaca dan segala waktu, jadi tidak pernah kehabisan pelanggan.Kata istriku mie sehati singkatan dari mie yang enak di lidah dan di hati.

Mie sehati dan keluarga mie perto yang lainnya dibuat dari gilingan mie sendiri dan tanpa memakai pengawet maupun penyedap, sehingga sehat dan bergizi.

Kendala apa yang anda dihadapi saat mula pertama menjalankan bisnis mie sehati?

Kendala bisnis dimanapun sama. Tahun pertama adalah kendala di tenaga kerja, tahun selanjutnya adalah kendala di keberlangsungan bisnis. Omzet yang naik turun dan kesabaran dalam menjaga irama bisnis. Ini terjadi di semua bisnis, hanya soal panjang pendek waktunya saja yang berbeda.

Mie sehati ini kan bukan sekedar jualan mie, tapi juga ada aspek edukasi dengan menjajakan mie yang sehat dan berbagi kiat bisnis melalui pelatihan. Sejauh ini sudah berapa banyak pelatihan yang dibuat, bagaimana animo masyarakat dan apakah sudah ada alumni pelatihan mie sehati yang juga sukses berbisnis mie?

Jumlah pelatihan agak susah disebutkan, apalagi karena lokasi pelatihan yang makin bertebaran dan pencatatan kita yang kurang tertib. Animo masyarakat pada pelatihan ini sangat luar biasa dan bagi saya pribadi sering membuat air mata ini ingin menetes jatuh.
Para peserta pelatihan banyak yang datang dari jauh, dari luar kota bahkan dari luar pulau. Mereka memang ada yang naik mobil mewah tapi sebagian besar naik angkutan umum ataupun naik sepeda motor dengan risiko menginap di jalan.

Beberapa alumni kita yang sudah masuk media cetak maupun media audio visual (televise) antara lain ya Mie Jawara atau juga Mie Wasabi. Namun ukuran kesuksesan sebenarnya bukan itu. Sukses itu relative banget, orang jawa bilang wang sinawang. Rumput tetangga kadang terlihat lebih hijau dari rumput kita sendiri

Anda juga terlibat dalam komunitas bisnis Tangan Di Atas (TDA). Seberapa kuat pengaruh TDA bagi pengembangan bisnis mie sehati?

Sejak ikut mastermind di TDA, maka saya langsung tertarik untuk aktif di TDA. Inilah komunitas wirausaha terbaik yang pernah saya ikuti. Semangat berbagi dan menebar berkah itulah ciri orang-orang TDA. Belum kenalpun kalau sudah tahu kawan baru kita orang TDA langsung jadi seperti ketemu keluarga. Istri sayapun aktif di TDA dan menjadi Bendahara TDA Jogja.

Ada saran bagi blog-preneur pemula? Apa yang harus dilakukan jika ingin men-set-up bisnis?

Saya banyak belajar pada teman-teman TDA, misalnya pak Rawi yang punya segudang ide dan selalu mengedepankan ACTION. Saya juga belajar dari pak Ato Kupat Tahu Bandung yang selalu menunjukkan bukti ACTION dulu baru berpikir.

Jadi menurut saya saat ini, maka untuk terjun ke dunia blogpreneur ya hanya itu saja rumusnya. Terus menulis dan kalau nemu ide langsung jadikan kesempatan untuk ACTION. Sama dengan tema ON OFF ya? Jangan pernah bosan untuk melakukan ACTION dan jangan tergesa-gesa ingin memetik hasilnya secepatnya. Semua perlu proses dan perlu waktu.

Apa rencana kedepan mie sehati yang ingin anda wujudkan? Mau dibawa kemana nanti mie sehati?

Saat ini warung mie sehati masih sagat kecil. Disamping untuk menunjukkan bahwa semua usaha itu dimulai dari yang kecil, maka saya tetap punya mimpi untuk punya tempat yng lebih besar, sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat. Ke depan nanti Mie Sehati ini hanya brand saja, untuk menunjukkan bahwa warung kita berkonsep hijau (Go Green), tapi yang kita jual adalah segala macam makanan yang digemari masyarakat.

Oya anda karyawan, pengusaha, blogger dan traveler, bagaimana cara anda membagi waktu sehingga semua kegiatan itu bisa berjalan selaras? Kapan waktunya untuk menulis blog?

Saya pernah diberi nasehat oleh seorang teman, bahwa kalau kita ingin menyerahkan sebuah tugas dan ingin berhasil tugasnya, maka serahkan saja pada orang yang paling sibuk.
Biasanya orang sibuk itu pandai membagi waktu, begitu katanya. Jadi saya nikmati saj akesibukan ini. Kalau ada yang berbenturan ya kita lihat skala prioritasnya saja.
Menulis blog paling cocok biasanya saya lakukan sehabis subuh atau menjelang tidur.

Ada rencana membuat buku lagi?

Saya sedang dikejar-kejar oleh penerbit untuk menerbitkan buku lagi, tapi ada nasehat dari beberapa teman untuk tetap jadi penulis bebas. Cetak sendiri bukumu dan edarkan sendiri Akibatnya buku selanjutnya belum juga muncul.

Kalau harus mengatakan dalam satu kalimat, siapa itu Eko Eshape?

Blogger yang rajin berbagi
Beberapa kawan menyebutku blogger yang jadi penawar penyejuk.

Sukses terus ya mas Eko dengan mie sehatinya….

Makasih mas. Semoga berkah untuk kita semua. Amin.

*foto-foto diambil dari personal blog Eshape.