Gayus asli dan 'mirip' (sumber Kompas.com)

Orang mirip Gayus nonton pertandingan Tenis di Bali! Apa istimewanya? Kan cuma mirip. Sama dengan kasus video porno nan heboh itu. Saat pertama kali terbongkar, para pelakunya sepakat berkilah, itu bukan saya, cuma mirip. Waktu yang membuat semuanya jadi jelas. Ariel dan Luna tak bisa berkilah. Tapi itu setelah adanya pengakuan dari Cut Tari yang mengakui dia adalah salah satu pelaku video panas itu.

Tapi cerita yang ini pasti beda, karena yang dituding mirip itu adalah Gayus Tambunan, terdakwa kasus mafia pajak yang mencengangkan banyak pihak dengan rekeningnya yang mencapai puluhan Milyar itu. Gayus yang eks pegawai Ditjen Pajak saat ini tengah menjalani persidangan kasusnya. Ia juga sedang ‘menginap’ di rutan Mako Brimob Kelapa Dua.

Semula saya tak percaya dengan kabar itu. Tapi setelah menyandingkan foto Gayus dari berbagai sumber dengan hasil jepretan fotografer Kompas, Agus Susanto, saya pun hakkul yakin, itu adalah Gayus Tambunan. Saya tak perlu meminta jasa anggota DPR Roy Suryo hanya untuk memastikan kebenaran seorang Gayus di Bali itu. Gayus Bali memiliki kemiripan yang identik di semua bagian wajahnya. Perhatikan saja bentuk bibir, dagu, mata, alis, dan hidungnya. Bahkan saat hidungnya mengembang pun sama persis.

Lalu, kok bisa seorang tahanan jalan-jalan di luar, bahkan sampai melintasi pulau untuk nonton pertandingan Tenis?  Ihwal tahanan bisa bebas berkeliaran di luaran memang bukan cerita baru. Selama ini kita kerap disuguhi ‘drama’ bantah-membantah soal seorang tahanan yang bebas berkeliaran di luaran. Aparat hukum selalu berkilah jika disodori isu tersebut. Namun, kali ini bukti foto Gayus dengan rambut palsunya di Bali adalah bukti otentik tak terbantahkan.

Mabes Polri sepertinya tak satu suara saat dimintai tanggapannya seputar kaburnya Gayus. Di pagi hari mereka membantah, tak mungkin orang di foto itu adalah seorang Gayus Tambunan. Karena foto itu adalah kejadian di hari Jum’at, sementara menurut Polri Gayus memang izin berobat pada Sabtu pagi dan sudah pulang di sore hari.

Belum bisa meyakinkan publik, di sore hari Kadivhumas Mabes Polri Irjen Polisi Iskandar Hasan mengatakan, bisa saja Gayus pergi ke Bali pagi dan pulang sore. Iskandar menduga, Gayus berkompromi dengan polisi pengawalnya atau juga dengan Kepala Rutan Brimob. Info yang aneh, Polri sepertinya malu-malu mengakui bahwa mereka kebobolan dengan menyampaikan informasi yang membuat blunder.

Hingga kini kabarnya Polri sudah memeriksa sejumlah polisi penjaga Rutan serta pengawal Gayus saat pergi berobat. Tapi apapun hasilnya, ini adalah tamparan keras buat Kapolri yang baru Timur Pradopo. Belum sebulan menjabat, ia sudah dipermalukan oleh anak buahnya sendiri.

Saya menduga ada ‘uang’ dibalik kaburnya Gayus dari selnya. Kalau tidak, mana mungkin ia bisa bebas berkeliaran dari Depok ke Bali. Saya tak yakin ‘pelarian’ ini hanya merupakan ide Gayus seorang, ini pasti melibatkan aparat dan juga orang dekat Gayus. Ternyata uang korupsi milik Gayus benar-benar tak berseri. Dari balik jeruji ia bebas mengatur hidupnya, dan bahkan bisa membeli aparat.

Jangan-jangan sebelum ini ternyata ia tak tinggal di tahanan… Who knows???