Berita itu membuat dada saya sesak.

Tiga bocah berusia balita, (3 tahun,  2 tahun dan 9 bulan) diterlantarkan oleh orang tuanya di sebuah rumah kontrakan di Tangerang, Banten. Ketiganya dikunci dalam rumah dan ditinggalkan selama 5 hari. Saat ditemukan tetangganya, kondisi ketiga anak mengenaskan. Ketiganya dalam kondisi lemas  lantaran kelaparan dan kehausan.

Konon ketiganya bisa bertahan karena memakan kulit pisang yang banyak berceceran di dalam rumah. Si bungsu ditemukan dalam kondisi berkubang kotoran.

Keajaiban Illahi yang membuat ketiga bocah malang itu masih bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama tanpa makan minum. Kalau tak ditemukan tetangganya, entah bagaimana nasib ketiga bocah tadi.

Kemarin, Diana sang ibu ditangkap polisi saat mengemasi pakaiannya. Mungkin ia berencana kabur sebelum kemudian dibekuk polisi. Hingga kini tak jelas apa alasan yang melatari perbuatan nekad Diana. Namun apapun alasannya, meninggalkan anak dalam kondisi terkunci dalam rumah sehingga tak mendapat makanan adalah perbuatan biadab.

Kekisruhan rumah tangga Diana dengan suaminya Leri, mestinya tidak dijadikan alasan melakukan tindak kekerasan pada anak-anak. Binatang saja rasanya masih punya welas asih pada anak-anaknya! Ia akan melindungi anaknya dari terkaman binatang lain.

Lagi-lagi saya tak habis pikir mengapa ada orang tua setega itu terhadap buah hatinya sendiri. Anak yang dikandung dan dilahirkan kok disia-siakan. Anak-anak tak pernah minta dilahirkan oleh orang tuanya. Keberadaan anak-anak di dunia adalah atas permintaan orang tua pada Yang Maha Berkehendak.

Mungkin mereka tak pernah menyadari  bahwa anak itu titipan Illahi. Yang wajib dijaga, dididik dan dibesarkan.

Semoga saya dijauhkan dari perbuatan yang menyia-nyiakan anak-anak. Alasan apapun tidak bisa dibenarkan.

Sudahkah anda menyayangi anak anda hari ini?