Wajah baru Kompasiana yang diluncurkan sejak pekan lalu benar-benar mengejutkan. Banyak hal baru yang bisa ditemukan di halaman rumah sehat ini. Yang paling mencolok ya rubrikasi di bagian atas situs yang sangat memudahkan pencarian artikel yang kita cari.

Selain itu, tak ada lagi sekat antara Guest, Public atau Journalist blogger. Semua sama dalam posisi dan kedudukan. Jadi buat blogger baru sekalipun, jangan takut kalah sohor dengan para blogger karatan macam kang Pepih, pak Pray, atau Linda Djalil. Jika punya postingan yang menarik pasti dibaca para Kompasianer.

Jika di orde lama Kompasiana, beberapa postingan bisa menjadi “raja”, maka di orde reformasi Kompasiana sistem itu tak ada lagi. Postingan lawas akan otomatis masuk dalam kategori rubrik-rubrik yang tersedia.

Perubahan lain yang saya rasakan adalah soal interaksi. Di wajah baru memang memungkinkan blogger berinteraksi secara intens dengan blogger lainnya. Pendek kata, admin memberi keleluasaan blogger menulis, membaca, mengomentari sekaligus bersahut-sahutan dengan blogger lainnya. Istilah kerennya mungkin one stop blogging. Sekali masuk ke kompasiana banyak yang bisa dilakukan, ngeblog sekaligus bersosialisasi. Namun sampai detik ini, saya sendiri belum bisa memaksimalkan feature ini. Masih coba sana sini, melihat ini itu.

Kalau bicara kelebihan the new Kompasiana, pastilah ada kekurangannya juga. Yang paling saya rasakan adalah tipologi huruf yang digunakan. Terlalu kecil dan tipis, sehingga membuat mata harus ekstra kerja keras. Jelas ini menyulitkan bagi mereka yang memiliki problem dengan mata. Apalagi di Kompasiana banyak juga blogger senior yang aktif menulis. Pastinya mereka juga mengalami hal serupa.

kekurangan lain adalah logo yang kurang catchy. Terlalu biasa malah. Saya lebih senang dengan tulisan Kompasiana yang dulu, lebih elegan. Sekarang kesannya lebih light. Tapi bisa jadi perubahan logo atau tampilan ini punya tujuan besar, membuat rumah sehat ini makin nyaman dihuni. Saya melihat dengan perwajahan dan konsep baru ini, pengelola Kompasiana ingin meraih pasar lebih luas, lebih luas dari pasar Kompasiana sebelumnya.

Sebelum ini banyak kalangan yang melihat Kompasiana terlalu serius. Tulisannya bagus-bagus, tapi membuat kening berkerut saat membacanya. Nah, dengan perwajahan dan konsep barunya, saya yakin makin banyak kalangan yang tertarik dan ingin bergabung. Dengan konsepnya yang sekarang, saya yakin ngeblog di Kompasiana bakal makin seru!