speedySaya adalah pelanggan speedy Telkom sejak lebih dari 2 tahun. Sebelumnya saya menggunakan layanan telkomnet instan. Karena bermasalah akhirnya Telkomnet kami tinggalkan. Dibandingkan dengan Telkomnet, Speedy memang jauh lebih bagus. Tapi eits..nanti dulu.

Selama rentang waktu tersebut saya mengalami banyak hal yang tidak menyenangkan. Mulai dari kecepatan yang turun naik, tiba-tiba jaringan putus, hingga mati berhari-hari. Selain persoalan jaringan, saya juga kerap mengalami problem dengan modem.

Biasanya kalau ada trouble, customer service akan memandu langkah darurat apa yang harus saya lakukan. Sering persoalan selesai dengan panduan by phone, namun tak jarang pula masalah tak kelar. Jika ini terjadi, biasanya akan ada petugas yang datang.

Selesaikah dengan kedatangan peugas? Tak selalu. Pernah suatu kali petugas datang dan masalah selesai. Tapi begitu petugas pergi, masalah pun datang lagi! Hingga akhirnya mereka menawarkan modem baru lain merk. Jelas kami tolak, karena masalahnya saya yakin bukan pada modem. Setelah berdebat panjang lebar kami tetap menolak untuk mengganti modem yang artinya harus keluar uang sekian ratus ribu.

Anehnya, setelah itu internet lancar lagi.

Belakangan kondisi tidak stabil kembali kami alami. Capek juga kalau harus marah-marah di telepon pada petugas. Selain kerap percuma karena seringkali mereka juga tak mengerti persoalan, marah malah menimbulkan penyakit.

Entah sampai kapan speedy di rumah bakal aktif lagi. Saya sendiri sudah sampai pada kesimpulan akhir bakal menghentikan langganan speedy. Cukup lah dua tahun yang menyebalkan. Kini saya tak lagi menggantungkan pada layanan speedy di rumah. Karena saya juga pakai operator internet lainnya.

Heran jega dengan PT.Telkom, sebuah BUMN besar, kok mengabaikan konsumen. Kenapa kami konsumennya tak dirawat. Kehilangan satu konsumen mungkin tak mereka pusingkan, toh nilai nominalnya tak seberapa. Tapi sadarlah satu konsumen pergi dengan membawa kekecewaan, maka akan banyak orang yang terbuka matanya untuk tak menggunakan jasa Telkom Speedy. Apalagi kabar buruk pelayanannya sudah menyebar bagai virus di internet.

Jadi jangan tertipu dengan slogan Speedy…Speed that you can trust! Kalau kebanyakan yang komplain mengenai layanan Speedy, bukan tak mungkin menjadi Speedy…speed that you can’t trust!