“Ngapaian sih elu kuliah lagi?”

“Enggak malu kuliah barengan sama anak-anak muda?”

Belakangan pertanyaan sejenis kerap menghampiri saya. Tergantung siapa yang bertanya. Kalau nadanya becanda saya pun akan jawab sekenanya. Jika serius, saya pun menanggapi dengan antusias.

Sejak senin pekan ini saya memang kembali ke kampus. Saya kuliah lagi di program pasca sarjana Managemen Komunikasi UI. Sebuah keputusan yang menurut sebagian teman agak nekat, lantaran harus dilakukan diantara kesibukan kerja kantoran. Kerja saja sudah menyita waktu, bagaimana kalau ditambah dengan kuliah, tanya mereka.

Soal waktu memang saya sadari sejak awal. Sangat sulit membagi waktu yang hanya 24 jam untuk berbagai kegiatan. Mulai dari kerja, bermain dengan anak, menemani mereka belajar, menulis hingga kegiatan sosial lainnya. Selama ini saya akui saya kerap kedodoran memenej waktu.

Tapi waktu tak akan saya jadikan alasan untuk surut melangkah. Keputusan saya bulat, saya ingin mencari ilmu (halah klise banget!) lagi. Saya merasa otak ini mesti diisi. Pencarian saya selama ini belumlah berujung. Saya butuh banyak masukan dari kampus. Ini juga demi masa depan. Karena tak mungkin saya bertahan jadi profesional selamanya. Pasti ada masanya saya surut. Dan jika saat itu tiba, mengajar dan menulis adalah pilihan paling rasional.

Sebenarnya semuanya sudah saya siapkan sejak kini. Sharing dengan teman-teman di kampus pun sudah saya lakukan sejak lebih dari 2 tahun terakhir. Bukan untuk mencari materi. Namun lebih pada kebutuhan sharing pengalaman dan ilmu. Karena hanya dengan itulah saya merasa berarti. Bukankah lebih baik berbagi dengan mengatakan walau hanya satu ayat?.

Hanya dengan Bismillah dan niat baik, saya berharap langkah saya kembali ke kampus akan bisa saya jalani dengan ringan. Semoga semuanya berjalan sesuai rencana. Meski sekali lagi saya sadari akan banyak pengorbanan dari segi waktu dan kualitas pertemuan dengan anak-istri.

Terima kasih untuk anak dan istri yang selalu mengerti kesibukan ayahnya. Percayalah, ini ayah lakukan juga demi kalian.