KAMMI, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia mengeluarkan pernyataan politik terkait proses pilpres 2009. Intinya mereka menolak pasangan capres-cawapres serta pendukung rezim ekonomi politik neo-liberal.

Lalu siapa sasaran tembaknya KAMMI?

Cukup mudah diketahui, pasangan SBY-Boediono. Boediono belakangan memang kerap diposisikan sebagai seorang neo-Lib. Benar atau tidak? Hanya pak Boed dan Tuhan yang tahu.

Biasanya KAMMI punya pandangan politik yang senafas dengan Partai Keadilan Sejahtera, PKS. Apalagi banyak mantan KAMMI yang kini berada di kepengurusan PKS.

PKS seperti kita ketahui mendukung Boediono dan juga SBY (tentunya). Ini terlihat dari kehadiran mereka saat deklarasi di Sabuga Bandung, serta pendaftaran capres di KPU. Dukungan itu pun dikukuhkan dengan kontrak politik yang sudah mereka tanda tangani bersama mitra koalisi Cikeas lainnya.

Yang menarik, apakah dengan demikian KAMMI mendukung cawapres yang ‘tentara’ itu? Bisa ya, bisa tidak. Karena dalam pernyataan politik itu, KAMMI memang secara tegas menolak SBY-Boediono, tapi mereka tidak secara tegas menyatakan mendukung salah satu pasangan lain. Artinya, terbuka kemungkinan ke arah itu.

Halo KAMMI, sudah tahukah anda rekam jejak ‘mereka’?