Black In News, agak kaget juga saat buka kompasiana jam 9.30, tulisan saya I Hate Facebook sudah dibaca 200 kali. Jumlah itu ternyata terus bertambah dan sekitar pukul 10.00 akhirnya bertengger di posisi pertama tulisan terpopuler hari ini.

Wah, sungguh tak menyangka dan tak pernah menduga bakal dapat apresiasi seperti ini. Meski bukan sebuah prestasi menurut saya, karena penulis lain seperti Agus Hermawan dengan tulisan UU Pornografi Manekin Telanjang dibaca lebih banyak orang. Saya masih jauh dari itu.

Lagipula saat menulis saya pun tak punya harapan bakal dibaca berapa orang atau ditanggapi sejauh mana. Dibaca alhamdulillah, tak ada yang baca pun tak apa-apa. Karena bagi saya, menulis adalah pelepasan uneg-uneg.

Saya memang bukan pak Pray yang analitis, pak Chappy yang spesialis, Wisnu Nugroho yang spesialis pak Beye, atau kang Pepih yang produktif. Tapi saya juga ingin seperti mereka, selalu menulis, produktif, dan bisa menghasilkan tulisan yang menarik.

Black Community, bercokolnya tulisan saya di posisi teratas setidaknya menunjukkan betapa kekuatan Kompasiana. Komunitas ini ternyata punya pembaca yang ‘aduhai’. Jadi jangan salah, blog mempunyai kekuatan ‘mengumpulkan massa’ yang luar biasa. Ia bisa jadi alat personal branding atau promosi gratisan yang menjangkau banyak publik.

Thanks kompasiana, terima kasih teman-teman. Terakhir saat saya posting tulisan ini sekitar pukul 11.05, I Hate Facebook sudah dibaca 616 kali. Padahal saya baru posting jam 08.30-an, dan dimuat oleh moderator pukul 09.06.

Luar biasa Kompasiana!!