Jari-jari...
Jari-jari...

Apa yang anda ingat dari jari-jemari? Bagian tubuh yang terletak di ujung tangan ini, meski bentuknya kecil, memiliki fungsi cukup penting. Setidaknya saat ini, di era teknologi informasi yang pesat sekali perkembangannya, jari mempunyai fungsi cukup sentral.

Anda pun pasti tak menyangkal betapa peran jari mengalahkan peran anggota tubuh lain saat blogging. Keselarasan jari dengan mata dan otak akan membuat kegiatan blogging menjadi nyaman.

Pernahkah terpikirkan, apa jadinya jika jari-jari kita encok? Yang jelas saya tidak mau. Karena sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Saya tak bebas mengetik naskah kerjaan di kantor, tak bisa leluasa blogwalking, tak bisa mengemudi dengan nyaman.

Suka tidak suka, kita sangat tergantung dengan jari jemari ini. Aktivitas harian kita berkait erat dengan jari-jari.

30 tahun silam, mungkin tak terbayangkan betapa sentralnya peran jemari. Ini semua berkat revolusi teknologi. Keberadaan hand phone mengubah segalanya. Jika awalnya HP lebih digunakan untuk bicara, belakangan karena berbagai alasan orang lebih senang ber-sms ria, praktis, murah, meski jauh dari personal touch. Orang lebih asyik memainkan jemarinya ber-sms dibandingkan menggunakan mulutnya untuk bicara.

Teknologi Hp menjadikan komunikasi melalui jari-jemari menjadi trend. Orang tak perlu lagi berbusa-busa untuk menyatakan perasaannya, cukup menyentuh tombol HP…dan komunikasi pun nyambung.

Kemudian saat blog mewabah, jemari pula yang banyak mengambil peran. Jika jumlah blog saat ini mencapai angka jutaan, bayangkan berapa banyak jemari ‘menari’ tiap detik saat kegiatan blogging berlangsung.

Ngeri juga membayangkan jika semua blogger berkumpul dalam satu tempat di dunia. Kita berkomunikasi dengan bermacam bahasa, namun minim suara. Yang ada hanya suara tuts keyboard komputer berdetak. Bisa-bisa kita jadi unhuman, manusia yang tak manusiawi lagi.

Tapi hati-hati, jika tanpa pengaturan yang baik, jemari kita pun ternyata bisa cedera. Secara medis, ternyata kita butuh mengistirahatkan jari kita 15 menit tiap 3 jam sekali. Jika tidak, kemungkinan kita bakal terkena sindrom terowongan karpal atau carpal tunnel syndrome.

Sindrom ini membuat jari bengkak dan tak bisa digerakkan. Biasanya sindroma ini menyerang ibu-ibu rumah tangga yang kerap mencuci pakaian, olahragawan, pemain piano dan mereka yang giat di depan keyboard komputer.

Nah, lho! Sekarang tergantung kita, sayangi jari kita karena jari adalah asset berharga!!

*gbr diambil dari sini.