iklan pks dan hak paten tokoh


Iklan PKS bertema pahlawan membuat gempar. Sejumlah pihak kebakaran jenggot. Mereka menuding PKS tak elok menyertakan sejumlah nama seperti Suharto sebagai pahlawan, mengingat kontroversi sepak terjang presiden kedua Indonesia ini hingga kini belum surut.

Sebelumnya, PKS juga dianggap tidak pas menggunakan tokoh Hasyim Azhari dan Ahmad Dahlan dalam iklannya. NU beranggapan selama ini PKS berseberangan dengan ide-ide yang digulirkan dan dipercaya warga Nahdlyin.

Sementara Muhammadiyah beranggapan, Ahmad Dahlan adalah ikon organisasi itu, jadi tidak pas jika dipakai organisasi lain.

Pro-kontra ini sebenarnya bermuara di pendulangan suara pemilu. Iklan PKS dikhawatirkan bakal menjadi manuver tersendiri yang bisa saja menggerus dukungan kelompok pada parpol tertentu.

Namun saya menilai, apa yang dilakukan PKS adalah ide jenial. Karena mencoba masuk ke kalangan yang diwakili tokoh-tokoh dalam iklan tersebut secara elegan. Istilah kata, sekali merengkuh dayung, PKS bisa masuk ke ‘jantung’ pemilih yang beragam sekaligus.

Suka tidak suka banyak warga yang berada di wilayah abu-abu dalam pemilu nanti. Artinya, belum menentukan pilihan suaranya akan diberikan pada siapa. Mereka masih berhitung untung rugi jika menyandarkan pilihan pada satu kepentingan. Jumlah mereka konon cukup signifikan.

Ini yang coba diperebutkan semua parpol, bukan hanya PKS.

Kembali ke soal iklan tadi. Pancingan PKS dengan iklan kontroversialnya, menurut saya terbukti ‘kena’. Iklan ini banyak diperbincangkan dan diperdebatkan. Tapi, perdebatan yang muncul setelah itu terasa lucu. Bahkan muncul ide mematenkan tokoh Ahmad Dahlan sebagai ikon Muhamadiyah. Saya hanya terperangah, kok bisa ada ide sesempit itu?

Ide mematenkan tokoh sebesar Kyai Haji Ahmad Dahlan hanya sebagai tokoh Muhamadiyah, saya kira justru mengerdilkan perannya sebagai salah satu tokoh nasional. Jika ini terjadi, berarti iklan PKS makin berhasil!

Advertisements

4 thoughts on “iklan pks dan hak paten tokoh

  1. Salah satu cara untuk memancing diskusi adalah dengan mengedepankan hal-hal yang berkarakter kontroversial. Namun ini harus dilakukan dengan takaran yang tepat, karena kalau tidak hanya akan membuat pesan yang tadinya dirakit untuk kemenangan menjadi amburadul dan hanya menghabiskan uang dan waktu saja. Dan juga bisa berakibat keuntungan pihak ketiga yang mungkin akan mengambil kesempatan tak terduga tersebut.

    Salam dari Chicago.

  2. setuju bung Barry.

    kita disini kan masih baru belajar politik. makanya agak tergagap. pemilu amerika yang banyak melaunch iklan politik, sedikit banyak menginspirasi dunia politik lokal, meski dalam tataran berbeda.

    thx bung Barry sudah mampir.

  3. Saya juga merasa demikian. Ini merupakan strategi marketing yang cerdas dari PKS. Mereka sudah merencanakan ini dan tahu pasti kalau iklan tersebut akan menjadi kontroversial. PKS telah melakukan sesuatu yang kontroversial yang membuatnya menjadi semakin populer dan menurut saya tingkat kontroversial iklan tersebut masih dalam batas wajar dan juga tidak melanggar

  4. mr. bambang,
    pembuat iklan pastinya sudah berhitung sedari awal saat menggagas ide iklan ini. mereka yakin bakal tak dilihat jika konsep iklannya sebangun dengan prabowo atau sutrisno bachir misalnya.

    pro kontra di masyarakat menurut saya justru membuat ‘demam’ terhadap iklan ini begitu rupa. ujung-2nya ya awarenes publik terhadap PKS akan terbentuk.

    thx sudah mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s