tak ada hujan yang besar, namun banjir merendam kawasan Muara Baru jakarta utara, dadap tangerang hingga subang jawa barat. ribuan warga rumahnya terendam, rusak, dan banyak warga sakit. bahkan jalan tol menuju bandara sukarno hatta terendam air hingga menyebabkan banyak warga terjebak di bandara. selain itu, banyak penerbangan dibatalkan karena awaknya tak bisa melintasi jalan menuju bandara. 

ini memang bukan banjir biasa, karena berasal dari pasang air laut. meski bukan banjir pertama sejenis, tapi peristiwa kali ini tergolong luar biasa. bahkan ketinggian air di muara baru sempat mencapai 2 meter!

sadar tak sadar, ini salah satu efek  global warming, pemanasan global. ramalan pakar, sejumlah pulau di dunia ini bakal tenggelam lantaran es di kutub mencair lebih ekstrim setelah menipisnya lapisan ozon.

kalaulah terjadi sekarang, ini bukan kecepetan. tapi karena perilaku kita sudah sedemikian parah memperlakukan lingkungan tempat kita hidup. berapa hektar pohon tiap harinya ditebang demi pembangunan? belum lagi sampah yang menggunung di sungai dan laut.

ngeri membayangkan sebagian ibukota terbenam suatu saat? nah, sekarang sudah kejadian meski dalam skala kecil.

akankah perilaku kita berubah terhadap lingkungan? atau kita tega membiarkan anak cucu kita hidup di angkasa lantaran tak ada lagi ruang tersisa di daratan?