sebuah ruang sejatinya menjadi tempat kontemplasi. ruang juga tak perlu terlalu besar atau kecil, karena bukan ukuran penting. namun bagaimana kita bisa mengelola ruang ini menjadi tempat berlabuhnya ide, kepenatan, atau mimpi-mimpi kita.

ini adalah ruang batin saya yang kesekian, setelah ini, saya merasa harus memiliki ruang lain untuk mencurahkan segala hal lebih tertata.

saya tak punya mimpi terlalu indah. pun juga tak punya keinginan terlalu muluk. ini adalah ruang pribadiku.