Arsip untuk ‘kata’ Kategori

Sebuah Semangat Bernama Puri

Seharian tak menyentuh komputer ternyata membuat saya ketinggalan kereta. Sebuah kabar menyedihkan malam ini saya terima. Seorang Kompasianer, Puriwati Purasari Andono, mahasiswi Komunikasi UGM telah pergi menghadap sang Khalik kamis lalu. Ia pergi seusai operasi kanker payudara.
Saya dan juga kompasianer lainnya memang terlambat mendengar kabar kematiannya. Tiga hari setelah Puri pergi baru kami semua mendengar [...]

Continue reading »

sebelum cahaya

ini lagu dari letto yang tengah menjulang, setidaknya indikatornya bisa dilihat dari kerapnya mengisi ruang dengarku. melodi yang ringan dengan lirik yang indah adalah kekuatan letto.
kuteringat hati yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
kekuatan hati dan berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta
***
ingatkan kau kepada embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan kau kepada [...]

Continue reading »

ruang bicara

sebuah ruang sejatinya menjadi tempat kontemplasi. ruang juga tak perlu terlalu besar atau kecil, karena bukan ukuran penting. namun bagaimana kita bisa mengelola ruang ini menjadi tempat berlabuhnya ide, kepenatan, atau mimpi-mimpi kita.
ini adalah ruang batin saya yang kesekian, setelah ini, saya merasa harus memiliki ruang lain untuk mencurahkan segala hal lebih tertata.
saya tak punya mimpi [...]

Continue reading »